Senin, 05 Desember 2011

ARTI WALL(DINDING) PADA FACEBOOK

1. Tembok Ratapan

Ibu Kota Israel yang luasnya sekitar 700 kilometer ini adalah kota yang berdiri di sekitar pegunungan yang indah. Penuh dengan situs-situs suci bagi umat berbagai agama, sehingga mejadi magnet bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Tembok Barat alias Tembok Ratapan, misalnya. Dinding bait suci di Jerusalem yang dibangun oleh Raja Salomo atau Sulaiman dan Bait Suci itu hancur ketika Israel diserbu tentara Romawi pada 70 Masehi. Bangsa Yahudi percaya tembok ini tidak ikut hancur karena di tempat ini berdiam Shekhinah.Dengan demikian, berdoa di tembok ini sama artinya berdoa kepada Tuhan. Biasanya,peziarah dari berbagai penjuru dunia juga menyelipkan kertas doa di sela-sela batu tembok ratapan. Tembok ini dulunya dikenal hanya sebagai Tembok Barat, tetapi kini disebut "Tembok Ratapan" karena di situ orang Yahudi berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan. Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu. Panjang tembok ini sebenarnya sekitar 485 meter. Namun kini yang tersisa hanya 60 meter. Tembok tersebut berbatasan langsung dengan Masjid Al-Aqsa dan Masjid Omar. Bagi kaum muslim, dinding ini merupakan dasar dari Masjid Suci Al-Aqsa. Tembok ini dibagi dua dengan sebuah pagar pemisah atau mechitza untuk memisahkan laki-laki dan perempuan karena Yahudi ortodoks saat berdoa tidak boleh bersama-sama dengan perempuan. Pada 1948 hingga 1967, Yahudi tidak diperkenankan untuk mendatangi tembok ini lantaran berada di bawah pengawasan pemerintahan Yordania.

2. Apakah Hubungan Tembok Ratapan dengan Wall Facebook?

Kenapa di Facebook mempunyai Wall (Dinding Tembok)? Karena pemiliknya -Mark Zuckerberg-adalah orang Yahudi – walau kabar terakhir dia mengproklamirkan diri sebagai atheis,(mungkin) terinspirasi dari salah satu tempat suci Yahudi di Yerusalem yang bernama Tembok Ratapan. Dimana kaum Yahudi melakukan ritual ibadah dengan berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan. Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu. Itulah (mungkin) inspirasi Facebook Wall, untuk curhat,dan sebagainya.

3. Tembok Ratapan = Wall Facebook?

Tembok ratapan itu kini masih berdiri, dan masih banyak orang datang kesana untuk berdoa dan meratap, sekaligus menuliskan harapan-harapannya lalu menyelipkannya ke dinding-dinding tembok itu. Nah, kini ada sebuah tembok baru yang dibuat di luar tembok ratapan itu. Jika yang datang ke tembok ratapan sebagian besar adalah orang-orang yahudi, maka di tembok baru itu, yang datang meratap bukan saja orang-orang yahudi, tetapi juga orang-orang Muslim dan orang-orang umum. Mereka dengan leluasa meratap, mengeluarkan keluh kesahnya,menuliskan harapan-harapannya, dan menghaturkan doa-doanya. Bahkan, jika Tembok Ratapan di Palestina hanya sedikit pengunjungnya, itu pun tidak setiap hari, maka tembok yang baru ini selalu dipenuhi oleh pengunjung dari segala penjuru dunia tiap harinya. Bahkan ada yang setiap hari tidak pernah meninggalkan tembok baru ini saking khusyuknya ibadah mereka di tempat itu. Meski begitu, ia tidak pernah sesak, para pengunjungnya bisa dengan leluasa mengunjungi tembok-tembok itu. Bahkan, mereka diberikan kemudahan dengan dibebaskannya mereka membuat privatisasi pada sebagian tembok tertentu. Mereka bisa menuliskan harapannya, menyelipkan keluh kesah dan doa-doa panjangnya di dinding-dinding tembok itu, bahkan kini mereka juga dapat menyelipkan foto-foto diri mereka. Mereka juga dapat berinteraksi dengan pengunjung lain yang juga menjadi peratap di tembok itu. Kadang, mereka saling bertukar komentar atas keluhan, harapan, doa, atau sekadar celoteh kecil yang disisipkan di dinding mereka. Begitu mudah, begitu akrab, dan begitu alami…Ya.. tahukah kalian? Kini, tembok ratapan itu bernama Facebook!!! Di Facebook, kita mengenal istilah wall/dinding. Di sana kita biasa mencurahkan isi kepala kita, harapan, doa dan sebagainya. Secara konseptual, ini sama dengan konsep tembok ratapannya orang yahudi. Bedanya, tembok ratapan kita itu adalah tembok maya, sementara tembok ratapan orang yahudi itu bersifat nyata.Ya, di sini kita bisa melihat bagaimana orang yahudi itu mengamalkan ajaran agamanya,bahkan sampai di dunia maya. Bukankah pemilik dan penggagas facebook ini adalah orang yahudi?

4. Siapa Mark Zuckerberg?

Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, seorang Yahudi yang lahir di New York pada 14 Mei 1984. Tahun 1984 adalah tahun dimana George Orwell menulis dalam bukunya, sebagai deklarasi tahun peperangan untuk menguasai dunia. Nama lain dari New York adalah Little Israel (Israel Kecil), karena kota ini menjadi tempat tumbuh subur dan berkembang para Yahudi di AS. Zuckerberg mengoperasikan Facebook di seluruh dunia di sebuah kamar kecil di Harvard, sebuah institusi pendidikan yang dipegang oleh Yahudi. Dan nama Facebook berakar kata dengan Faceit, sebuah kata yang terkenal sebagai jargon Yahudi dalam menguasai dunia. Jadi, Facebook bukanlah sebuah kebetulan. Saat ini, jutaan orang hinggap di Facebook. Anda akan dianggap mahluk aneh ketika hidup di kota namun tidak mempunyai account Facebook. Facebook yang memungkinkan pertama kali orang mengakses jaringan maya selama 24 jam karena kemudahan GPRS di telefon genggam. Hingga, dengan mudah,semua orang bisa diketahui keberadaannya. Dengan mempunyai account Facebook, itu artinya, Anda membiarkan isi hati Anda bicara di depan publik.

5. Sekedar Renungan dan Nasehat

Terus terang hati ini merasa tidak enak melihat banyak status tidak jelas dan kurang bermanfaat muncul dari account teman-teman.Tidak mengapa jika yang ditulis atau disampaikan berupa ilmu, nasehat atau info-info yang bermanfaat. Namun kalau ekedar isi hati,luapan perasaan, kekecewaan, kegaguman atau entah apapun namanya yang kiranya tidak bermanfaat maka kiranya tidak perlu ditulis disampaikan lewat fb atau yang lainnya. Selain itu sia-sia, hal tersebut juga tidak baik untuk menjaga ‘privasi’ dan muru’ah/kehormatan diri. Hendaknya kita senantiasa menjaga waktu kita,jangan hanya dihabiskan untuk sekedar update status atau membalas/berkomentar pada status-status yang tidak jelas.Betapa indah apa yang disampaikan Rasulullah Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata : "Telah bersabda Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa Sallam : "Sebagian dari kebaikan keislaman seseorang ialah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya." [Hadis hasan riwayat Tirmidzi (no. 2318) dan lainnya]

6. Waktu yang Sia-Sia Di Depan Facebook

Saudaraku, inilah yang kami ingatkan untuk para pengguna facebook. Ingatlah waktumu! Kebanyakan orang betah berjam-jam di depan facebook, bisa sampai 5 jam bahkan seharian, namun mereka begitu tidak betah di depan Al Qur’an dan majelis ilmu. Sungguh, ini yang kami sayangkan bagi saudara-saudaraku yang begitu gandrung dengan facebook. Oleh karena itu, sadarlah!! Semoga beberapa nasehat ulama kembali menyadarkanmu tentang waktu dan hidupmu.Imam Asy Syafi’i rahimahullah pernah mengatakan:“Aku pernah bersama dengan seorang sufi. Aku tidaklah mendapatkan pelajaran darinya selain dua hal. Pertama, dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka dia akan memotongmu.”Lanjutan dari perkataan Imam Asy Syafi’i di atas:“Kemudian orang sufi tersebut menyebutkan perkataan lain: Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil).” (Al Jawabul Kafi, 109, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah).Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:“Waktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung). Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti kehidupan binatang ternak.” Ingatlah … Kematian Lebih Layak Bagi Orang yang Menyia-nyiakan Waktu.
Ibnul Qayyim mengatakan perkataan selanjutnya yang sangat menyentuh qolbu: “Jika waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar menghamburkan syahwat (hawa nafsu),berangan-angan yang batil, hanya dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan, maka sungguh kematian lebih layak bagi dirinya.” (Al Jawabul Kafi, 109)

7. Marilah Memanfaatkan Facebook untuk Dakwah

Inilah pemanfaatan yang paling baik yaitu facebook dimanfaatkan untuk dakwah. Betapa banyak orang yang senang dikirimi pesan nasehat agama yang dibaca di inbox, note atau melalui link mereka. Banyak yang sadar dan kembali kepada jalan kebenaran karena membaca nasehat-nasehat tersebut. Jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain apalagi dalam masalah agama yang dapat mendatangkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,ﺱﺎَّﻨﻠِﻟ ْﻢُﻬُﻌَﻔْﻧَﺃ ِﺱﺎَّﻨﻟﺍ ُﺮْﻴﺧ“Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain.” (Al Jaami’ Ash Shogir, no. 11608)
Dari Abu Mas’ud Al Anshori, Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda,ﻪِﻠِﻋﺎَﻓ ِﺮْﺟَﺃ ُﻞْﺜِﻣ ُﻪَﻠَﻓ ٍﺮْﻴَﺧ ﻰَﻠَﻋ َّﻝَﺩ ْﻦَﻣ “Barangsiapa memberi petunjuk pada orang lain, maka dia mendapat ganjaran sebagaimana ganjaran orang yang melakukannya.” (HR.Muslim). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,ﻢَﻌَّﻨﻟﺍ ُﺮْﻤُﺣ َﻚَﻟ َﻥﻮُﻜَﻳ ْﻥَﺃ ْﻦِﻣ َﻚَﻟ ٌﺮْﻴَﺧ ﺍًﺪِﺣﺍَﻭ ًﻼُﺟَﺭ َﻚِﺑ ُﻪَّﻠﻟﺍ َﻯِﺪْﻬَﻳ ْﻥَﻷ “Jika Allah memberikan hidayah kepada seseorang melalui perantaraanmu maka itu lebih baik bagimu daripada mendapatkan unta merah(harta yang paling berharga orang Arab saat itu).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Lihatlah saudaraku, bagaimana jika tulisan kita dalam note, status, atau link di facebook dibaca oleh 5, 10 bahkan ratusan orang, lalu mereka amalkan, betapa banyak pahala yang kita peroleh. Jadi, facebook jika dimanfaatkan untuk dakwah semacam ini, sungguh sangat bermanfaat. Setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya.Dan fenomena demikian menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni ‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan fatamorgana’ ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas semua tata krama tentang malu,tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga . Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menegaskan dengan sindiran keras kepada kita“Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.” (Bukhari).

Beberapa orang sering dgn mudahnya meng-up date status mereka dgn kata-kata yg tidak jelas, entah apa tujuannya selain untuk numpang beken, cari perhatian dan pengin ada komen-komen dari lainnya
". Dingin . . .
B.E.T.E. . .
Capek
Puanass buaget neh !
Aarghhh .. . !!!!
Gile tuh org !
Aku masih menanti . . .
etc....

8. Adab-Adab Berfacebook

Berikut ini dilampirkan adab-adab mengenai perilaku ataupun sikap yang harus dilakukan dalam menggunakan jaringan Facebook, yang merupakan media terbesar yang sedang populer di lingkup kehidupan kita

• Adab-adab Berfacebook :
1. Sopan
Baik di dunia nyata maupun dunia maya, bila anda ingin berkenalan tentunya harus sopan dan jujur. Ketika berteman dengan teman-teman atau sahabat lainnya, janganlah melupakan peran teman anda sebagai penghubung anda yang bisa menjelaskan bahwa anda mengetahui profil mereka melalui teman anda.

Rosulullah bersabda,

“Kamu semua tidak mungkin dapat bergaul dengan orang lain dengan menggunakan hartamu saja, tetapi hendaklah seseorang dari kamu semua itu bergaul dengan mereka, dengan muka yang berseri-seri dan berakhlak yang baik” (HR Thabrani, Baihaqi dan lain-lain).

Rosulullah juga bersabda,

“Sayapun suka juga bersendagurau, tetapi saya tidak akan mengucapkan melainkan yang hak” (HR Thabrani dan Khatib).

Hadits tersebut menunjukkan bahwa Rosulullah mengajarkan dalam pertemanan berlaku sopan dan jujur dalam arti sopan dengan bermuka berseri-seri dan berakhlak yang baik, serta bila bersendagurau berlakulah mengucapkan yang hak atau jujur.

2. Janganlah berkomentar yang berkaitan dengan gagalnya hubungan anda.

Bila anda sedang patah hati atau putus cinta atau kesal setengah mati karena sesuatu hal atau kekasih pergi dengan perempuan lain, sebaiknya simpan saja di ruangan pribadi anda. Janganlah mengubarnya di jejaring ini(diungkapkan dalam status). Jika ingin mendapatkan simpati atau menumpahkan unek- unek kekesalan anda, teleponlah teman atau sahabat. Janganlah bertanya pada orang-orang di dunia maya yang diakses oleh orang banyak.

Biasanya seseorang yang kesal atau gagal dalam sesuatu hubungan mengucapkan kata- kata yang kotor, kata-kata yang rendah dan bila diucapkan secara langsung dengan suara yang keras dan memaki-maki.

Untuk itu, Rosulullah bersabda,

“Jauhilah kamu semua akan kata kotor, karena Allah tidak suka kepada kata kotor atau yang menyebabkan timbulnya kata kotor dari orang lain” (HR Nasai, Hakim dan Ibnu Hibban).

“Seorang mukmin bukanlah tukang pemberi celaan, tukang melaknati orang, tukang berkata kotor atau berkata rendah” (HR Tirmidzi).

“Sesungguhnya Allah itu tidak suka kepada orang yang kotor katanya, yang menyebabkan timbulnya kata-kata kotor dari orang lain, juga yang suka bersuara keras (berteriak-teriak) di pasar-pasar” (HR Ibnu Abiddunya dan Thabrani).

3. Jangan curhat dan buka rahasia

Curhat memang menyenangkan, namun sebaiknya lihat-lihat tempat bila ingin curhat. Cobalah gunakan cara yang konvensional dibanding melakukannya di jejaring pertemanan ini. Khan bisa menggunakan email, telepon atau mengajak teman/sahabat minum kopi bareng-bareng.

Jangan menulis hal-hal yang sangat pribadi ini ke status, karena akan merugikan sendiri. Kalau pribadi orang lain bagaimana? Membuka rahasia pribadi saja tidak diperkenankan, apalagi rahasia orang lain.

Rosulullah bersabda, “Apabila seseorang mengadakan suatu percakapan, kemudian ia pergi, maka apa yang dikatakannya itu adalah amanah (yang wajib disimpan baik-baik)” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).

“Percakapan itu adalah amanah antara kamu semua” (HR Ibnu Abiddunya).

Jadi menyiar-nyiarkan rahasia itu adalah haram,jika akan menimbulkan suatu bahaya, namun suatu cela besar jika tidak sampai menimbulkan bahaya apa-apa.

4. Jangan menghina, mencaci dan menyebarkan fitnah

Seperti di dunia nyata, di dunia maya pun dituntut untuk menjaga tutur kata yang baik. Bila anda mencaci maki dengan kata yang kasar, bisa-bisa anda dinilai sebagai orang yang enggak asyik, dan tentunya akan menjatuhkan reputasi anda di mata teman-teman.

Ada seorang teman marah-marah, karena seorang temannya menagih hutang di status atau komentar, dia merasa tersinggung karena seluruh teman tahu akan hal itu. Perbuatan menghina dan mengejek diharamkan dan dilarang keras oleh ajaran agama Islam sebagaimana Allah berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sesuatu kaum menghina kepada kaum yang lain, karena barangkali yang dihinakan itu bahkan lebih baik dari yang menghinakan. Jangan pula golongan wanita menghina kepada golongan wanita yang lain, karena barangkali yang dihinakan itu bahkan lebih baik dari yang menghinakan” (Al-Hujurat ayat 11).

“Janganlah kau ikuti orang yang suka mencela serta berjalan (kesana kemari) menyebarkan fitnah” (Al-Qalam ayat 11).

Untuk itu, Rosulullah bersabda, “Janganlah kamu semua memaki-maki mereka itu (yakni orang-orang musyrikin yang terbunuh
dalam peperangan Badar), karena tidak ada sesuatu apapun yang membekasi orang-orang yang mati itu dengan apa-apa yang kamu semua ucapkan, bahkan hanya menyakiti orang-orang yang masih hidup saja (seperti keluarga mereka dan lain-lain). Ingatlah bahwa kata-kata yang rendah itu adalah suatu kehinaan (bagi yang mengucapkan)” (HR Ibnu Abiddunya dan Nasai).

“Yang amat dicintai dari kamu semua di sisi Allah adalah yang terbaik akhlaknya, yang dermawan lagi gemar menjamu orang, yang dapat menyesuaikan diri lagi dapat diikuti penyesuaian dirinya itu, sedangkan yang amat dibenci dari kamu semua itu di sisi Allah adalah orang-orang yang suka berjalan dengan berbuat adu domba, yang memecah belah antara saudara-saudara, lagi pula yang mencari-cari alasan untuk melepaskan diri dari kesalahan-kesalahan” (HR Ahmad)

5. Kenali perbedaan antara wall (status) dengan message.

Suatu pernyataan yang menyangkut hubungan pribadi anda sebaiknya tidak perlu terlalu diekspos. Ingat kan ini juga dibaca oleh orang banyak, dan kalimat-kalimat nya mungkin lebih cocok jika disampaikan melalui message di inbox.

Allah berfirman,

“Jika ada seorang fasik datang kepadamu dengan membawa suatu berita, maka periksalah dahulu dengan seksama” (Al-Hujurat ayat 6)

6. Jangan terlalu sering mengeluh.

Ketika anda punya masalah dengan atasan, rekan kerja atau klien anda, hindari mengeluhkan hal tersebut di facebook. Ingat status anda dapat dibaca oleh banyak orang, termasuk atasan dan relasi anda. Coba ingat lagi, mereka sudah menjadi teman anda kan? Jadi jagalah jempol anda agar tidak mengetik sembarangan.

Mereka akan berfikir bahwa anda tidak professional. Daripada berkeluh kesah, sebaiknya tuliskan hal-hal yang positif yang membuat orang lain bersemangat dan bermotivasi.

Berkeluh kesahlah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagaimana firman-Nya,

“Katakanlah : Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Az-Zumar ayat 53).

"Bermohonlah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Tuhan itu tidak menyukai orang-orang yang melanggar batas". (Al-A'raf ayat 55)

7. Jangan sekali-kali membuat profil palsu.

Biasanya hal ini terkati dengan urusan asmara anda yang gagal dan membuat anda dendam. Mungkin terlintas di benak anda untuk membuat akun palsu, nama palsu agar mantan pacar atau suami yang telah menyakiti anda tidak mengenalnya. Kemudian, anda posting atau membuat status-status hal-hal yang buruk tentangnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Rosulullah bersabda

“Ada tiga perkara, barangsiapa memiliki semua itu dalam dirinya, maka ia adalah seorang munafik, sekalipun ia sholat, berpuasa dan mengira bahwa ia seorang muslim, yaitu jika berkata dusta, jika berjanji menyalahi dan jika dipercaya berkhianat” (HR Bukhari dan Muslim).

“Ada empat perkara, barangsiapa yang memiliki semuanya itu dalam dirinya, maka ia adalah seorang munafik, sedangkan barangsiapa yang memiliki salah satu dari sifat-sifat itu di dalam dirinya, maka ia memiliki salah satu kemunafikan, sehingga ia meninggalkan sifat tersebut. Empat perkara itu adalah jika berbicara dusta, jika berjanji menyalahi, jika menjanjikan sesuatu bercidera dan jika bermusuhan berlaku curang” (HR Bukhari dan Muslim).

“Amat besarlah pengkhianatannya jika engkau mengatakan suatu percakapan kepada saudaramu yang ia dapat mempercayai kata- katamu itu, sedang engkau sendiri berdusta kepadanya dalam kata-katamu tadi” (HR.Bukhari).

“Saya berwasiat kepadamu agar tetap bertakwakepada Allah, benar dalam berkata-kata, menunaikan amanah, menepati janji, menyedekahkan makanan dan merendahkan diri” (HR Abu Na’im)

8. Membalas setiap pesan

Jawablah pesan dari teman anda jika mereka menanyakan sesuatu. Abaikan saja jika ada yang mengirimkan pesan negative dan jangan terpancing serta membuang waktu anda dengan menanggapi orang tersebut. Sama saja di dunia nyata dengan dunia maya juga dalam bersilaturahmi ke teman atau saudara, walau sekedar bercakap-cakap, Islam sebagai agama yang sempurna mengajarkan adab bertamu yaiu “mengucapkan salam”. Dengan mengucapkan salam berarti anda mendoakan semoga tuan rumah memperoleh keberkahan dan keselamatan, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Surat An-Nur ayat 27,

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memasuki rumah yang bukan rumah kalian sebelum meminta izin dan memberi salamkepada penghuninya”.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzidikisahkan bahwa Kaldah bin Hnbal disuruh Shafyan bin Umaiyah untuk mengantarkan susudan makanan kepada Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sedang berada di ataslembah. Kaldah langsung menemui Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tanpa mengucapkansalam dan minta izin. Rosulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam lalu menyuruhnya keluarkembali dan mengucapkan, “Assalamualaikum,apakah aku boleh masuk?”. Inilah ajaranRosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang seharusnya dilakukan oleh setiap muslim/muslimah. Selanjutnya “meminta Idzin masuk” (Perhatikan Surat An-Nur ayat 27).

Lalu, “bersikap tawadlu dalam majelis tuan rumah” dimana sudah menjadi hal yang lumrah bahwa siapapun yang menjadi tuan rumah tentu ia tidak ingin melihat tamunya berlaku tidak sopan.

9. Hargai usaha orang lain.

Hargailah usaha orang lain yang membuat tulisan, kutipan, petunjuk, saran ataupun kritik yang membangun. Allah berfirman,

“Kami (Allah) mencatat apa-apa yang telah mereka lakukan dahulu-dahulu dan apa-apa yang merupakan bekas dari amalan-amalannya itu” (Yaa Siin ayat 12).

“Akan diberitahukanlah kepada manusia pada hari kiamat itu apa-apa saja amalan yang dilakukannya dahulu atau belakangan” (Al- Qiyamah ayat 13).

Rosulullah bersabda :

“Tinggalkanlah berbantah-bantahan itu sebab sedikit kebaikannya. Tinggalkanlah berbantah- bantahan itu, sebab sedikit kemanfaatannya. Berbantah-bantahan itu hanya menimbulkan perseteruan saja antara sesama saudara” (HR Thabrani).

“Janganlah engkau berbantah-bantahan dengan saudaramu, jangan pula bersendagurau dengannya (yang melampaui batas) dan jangan sekali-kali engkau mengemukakan janji kepadanya akan suatu perjanjian kemudian engkau tidak menepatinya” (HR Tirmidzi).

Marilah Manfaatkan Facebook untuk Menyebarkan Kebaikan

"Ketika ku mohon pada Allah KEKUATAN, Allah memberiku kesulitan agar aku kuat
Ketika ku mohon pada Allah KEBIJAKSANAAN, Allah memberiku masalah agar kupecahkan
Ketika ku mohon pada Allah KESEJAHTERAAN, Allah memberiku akal untuk berfikir
Ketika ku mohon pada Allah KEBERANIAN, Allah memberiku kondisi bahaya untuk kuatasi"

The Truth about Facebook

http://www.youtube.com/watch?
v=GqRMTmEUlvY

Negative Effects of Facebook

http://www.youtube.com/watch?v-
X38N8lS78g&feature=related

The Truth Behind Facebook, What is it Really
For?

http://www.youtube.com/watch?
v=VXIdCEbwh9I&feature=related

Ten Things Facebook Didn't Tell You!

http://www.youtube.com/watch?
v=E1XGvcNjxc8&feature=related

The World Is Obsessed With Facebook
http://www.youtube.com/watch?
v=xJXOavGwAW8&feature=related

Facebook Illuminati Satanic Mark Zuckerberg
The New World Order

http://www.youtube.com/watch?
v=KrBMi1RgPAQ&feature=related

The World Without Facebook

http://www.youtube.com/watch?
v=ocXX619kaPM&feature=related

The World of Social Media in 2011 - All The
Statistics, Facts and Figures

http://www.youtube.com/watch?
v=mgp7GwHxV14&feature=related

Kamis, 24 November 2011

Empat Cangkir Kopi Sehari Turunkan Resiko Kanker Rahim

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Banyak kabar baik bagi para penggemar berat kopi. Kini, semakin banyak alasan positif untuk mengkonsumsi minuman warna hitam ini. Empat cangkir kopi sehari bisa membantu menjaga kanker bertumbuh di rahim. Penelitian telah bisa menghubungkan konsumsi kopi secara teratur dengan kemungkinan lebih rendah dari kanker endometrium.

Wanita yang minum empat atau lebih cangkir sehari selama bertahun-tahun memiliki resiko 25 persen lebih rendah untuk terserang penyakit ini dibandingkan mereka yang minum kurang dari satu cangkir setiap hari.

Baik kopi berkafein maupun tanpa kafein tampak cukup berperan membantu menangkal penyakit ini. Penelitian ini dilakukan selama 26 tahun dengan 70.000 responden wanita.

Laporan dari jurnal kanker dan pencegahannya mengatakan minum kopi secara teratur dapat membantu menurunkan kadar hormon yang diyakini sebagai pemicu tumbuhnya kanker. "Uji klinis menemukan bahwa kopi mengandung lebih banyak zat antiokasidan dibandingkan sayur dan buah," kata peneliti senior, Edward Giovannucci.

Kanker rahim diderita oleh 6.400 wanita Inggris. Setiap tahunnya diperkirakan seribu orang meninggal akibat penyakit mematikan ini. Resiko terkena kanker rahim meningkat seiring bertambahnya usia. Para peneliti di Universitas Havard mengatakan untuk pencegahan kanker rahim dapat dilakukan dengan mempertahankan berat badan ideal.

Minggu, 20 November 2011

Awas,.Dinar.Dirham.Tiruan

Tanpa mengikuti suatu standar internasional dari badan pengatur resmi, World Islamic Mint (WIM), Dinar Dirham tiruan mulai beredar. 

Ketika pertama kali Shakyh Umar Ibrahim Vadillo mengajarkan kepada umat Islam agar kembali kepada syariat Islam dalam bermuamalat, dan menggunakan Dinar emas dan Dirham perak sebagai alat tukar, sekitar dua puluh tahun lalu, banyak orang tak mengacuhkannya. Bahkan tidak sedikit yang mentertawakan. Kini, sesudah melalui perjuangan panjang dan kerja keras, dan menampakkan hasilnya, banyak pihak mendompleng begitu saja di belakangnya. Tanpa memahami tujuan akhir untuk menegakkan syariat Islam, mereka hanya melihatnya sebagai bisnis koin emas dan perak, dan memanfaatkanya demi uang semata. Baik dari kalangan Muslim, bahkan juga non-Muslim, kini banyak yang 'berjuang' menerapkan Dinar dan Dirham.

Anehnya, tak banyak di antara 'para pejuang' Dinar dan Dirham ini bersedia diatur, dan dipersatukan, dalam satu kepemimpinan yang sejak awal menjalankan ini. Upaya yang dilakukan melalui standarisasi internasional, dengan World Islamic Mint (WIM) sebagai payungya, tidak dihiraukan. Masing-masing mau jalan sendiri, entah dengan mengadopsi standar WITO (sekartang WIM) tanpa ijin, maupun mencoba membuat standar sendiri.

Akibatnya, di tengah masyarakat, mulai timbul kebingungan. Ada beraneka koin 'dinar dan dirham', dengan 'nilai jual beli' yang berbeda-beda, dengan corak sesuai selera masing-masing pencetak dan pengedarnya. Jadilah koin 'dinar dan dirham' ini tak ubahnya perhiasan emas dan perak semata, diperjual belikan, demi mendapatkan uang kertas. DIanr dan Dirham dipromosikan sebagai instrumen investasi. Diperjual-belikan, digadaikan, dan sebagainya. Tujuan untuk menegakkan daulah Islam, dalam satu kepemimpinan, tidak lagi diindahkan. Saat ini, di Malaysia, misalnya, beredar tak kurang dari 30 jenis 'koin Dinar dan Dirham'!

Salah satu di antaranya adalah yang dilaporkan oleh seorang Muslim dari Malaysia baru-baru ini, adanya 'dinar emas' yang di satu sisi meniru sepenuhnya corak WIM (dh: WITO), tetapi dengan diameter lebih besar (25 mm dan bukan 23 mm). Sementara di sisi lain membuat corak sendiri, dengan tulisan kalimat syahadat di bagian tengah, dan dikelilingi oleh kata 'Islamic World Currency' dalam huruf Arab. Persoalan pokok: beratnya hanya 4.15 gr, dan bukan 4.25 gr. Jelas, koin ini bukan Dinar emas syariah, melainkan Dinar maghsyusah, harus dilebur dan dicetak ulang agar sesuai dengan standar.

Oleh karena itu, masyarakat agar berhati-hati, dan hanya menggunakan Dinar dan Dirham yang sesuai dengan syariah dan mengikuti badan pengatur internasional yang ada, yaitu WIM, dan agar berada dalam satu barisan yang sama. Demikian juga kepada para pencetak dan pengedar 'dinar dan dirham' ini agar memahami tujuan pokoknya, yaitu menegakkan syariat muamalat dan kepemimpinan Islam, dan bukan untuk berbisnis koin emas dan perak. Mereka pun sepatutnya berada dalam barisan yang sama, dalam kepemimpinan yang sama, tidak sekadar mendompleng di belakang, baik dengan izin ataupun tidak, demi tujuan lain.
(001)
Dibaca : 854 kali


Bookmark and Share http://www.wakalanusantara.com/detilurl/Awas,.Dinar.Dirham.Tiruan/1017/id

Minggu, 06 November 2011

Pilih Warna: Rahasia Psikologi Arti Warna

Merah, kuning, hijau dan biru merupakanempat warna utama menurut pakar psikologi. Dan meskipun belum bisa dipastikan dari sudut pandang sains, tetapi pada umumnya warna akan memiliki pengaruh atau sifat yang berbeda didalam aspek kehidupan manusia termasuk juga dari personalitinya. Dan berikut ini beberaparahasia psikologi arti warna;

Biru:
Memberikan arti ketenangan yang sempurna. Memiliki kesan yang dapat menenangkan di denyut nadi, tekanan darah, pernafasan serta membantu didalam meningkatkan kesehatan diri.

Biru tua:
Memberikan arti yang melambangkan perasaan yang mendalam. Dan biasanya bersifat perasa, bijaksana, tidak mudah untuk tersinggung, bersikap tenang dan memiliki kenalan/rekan yang luas.

Biru muda:
Melambangkan sifat yang teguh dan kokoh. Tetapi biasanya sedikit keras kepala, serta sering berbangga diri dan memiliki pendirian yang tetap.

Coklat:
Memiliki sifat suka merebut, pesimis terhadap kesejahteraan dan kebahagiannya di masa depan.

Hijau:

Melambangkan adanya suatu ketabahan, keinginan namun keras hati. Memiliki pribadi yang keras dan dominan/berkuasa. Tetapi warna ini bisa meningkatkan rasa bangga. Penggemar warna ini biasanya sering menjadi pilihan untuk mendapatkan nasehat.

Hitam:
Melambangkan arti kehidupan yang terhenti serta memberi kesan kekosongan, kegelapan, kematian, dan kerusakan.

Kuning:
Mewakili sifat kegembiraan, cukup santai, mempunyai cita-cita setinggi langit.

Kuning terang:
Melambangkan sifat spontan dan toleransi yang tinggi. Begitu menonjol tetapi berubah-ubah sikap, suka berharap dan dermawan.

Abu-abu/Kelabu:

Samar-samar karakternya. Kecenderungan lebih netral.

Merah:
Melambangkan keadaan psikologi yang mengurangkan tenaga, mempercepatkan denyutan nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini mempunyai pengaruh produktiviti, perjuangan, persaingan dan birahi.

Merah terang:

Mewakili kekuatan, kemahuan atau cita-cita. Warna ini turut melambangkan agresif, aktif, kemahuan keras, penuh ghairah dan dominasi.

Merah jambu:

Romantis, feminin, selalu rapi dan penuh jenaka.

Ungu:
Warna ini adalah campuran warna merah dan biru. Sifatnya sedikit kurang teliti tetapi selalu penuh harapan.

Nah, bagimana warna kesukaan Anda?

Sumber: email

Selasa, 01 November 2011

Antara Militansi dan Amanah Dakwah ^__^”7
Membangun Mentalitas dan Militansi Kader Dakwah. Kemanakah Engkau?
Apa MAKNA dari MILITANSI ??
Oleh : Agus Supriyadi
Seorang sahabat bertanya kepada ana melalui sms ;
Apa arti dari MILITANSI??
Apa UKURAN MILITANSI itu??
Apakah ia SELALU PENUH dengan BEBAN AMANAH??
Dari : Sahabat, Faperta 2006.
Bismillah,,
Hmmf, Subhanallah. Membacanya ana langsung menarik nafas panjang dan tersenyum. Luar biasa orang ini, secara proses marhalah dakwah beliau adalah orang yang insya Allah istiqomah dalam menjalankan amanah. Ada pancaran ruhiyah dan kekuatan tarbiyah. Tak pernah ana mendapatkan pertanyaan seperti itu. Ana bukan kaderisasi kampus ataupun orang penting ditataran Universitas, tapi insya Allah ana cukup dekat dan mengenal dengan saudara-saudara ana, seperjuangan di Unsoed ini.
MAKNA MILITANSI ?
Dalam kamus Bahasa Inggris, Militancy memiliki arti; semangat baja atau semangat berjuang. Imam Hasan Al Banna mengatakan bahwa semangat berharokah adalah keniscayaan dalam berdakwah dan merupakan penggerak cita-cita. Semangatlah yang menggerakan jasad kita untuk tetap berharokah dan beramal.
Militansi merupakan hasil dari kristalisasi idiologi, dia menjadi obsesi yang melebur bersama mimpi seorang jundi (weis,,catet,,). Militansi adalah kemampuan mengkomparasikan seluruh pikir, sikap dan gerak hanya untuk memperjuangkan ide dan prinsip islam. Sehingga seluruh elemen ruhiyah, fikriyah dan jasadiyah terfokus pada satu azzam, sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah rabb semesta alam.
Militansi merupakan wujud dari konsistensi dan komitmen seorang jundi atau kader dakwah. Seberapa besar kita bertahan dalam dakwah ini, seberapa besar kita dapat bertanggung jawab dalam janji-janji kita sebagai seorang muslim dan seberapa besar pula kita semangat untuk tetap mengharap ridho-Nya. Ridho Allah ‘azza wa jalla, Rabb penggenggam ruh manusia.

UKURAN ?
Militansi TIDAK diukur dari besar dan banyaknya amanah, tidak pula di ukur dari banyaknya seorang jundi mengikuti sebuah organisasi. Ukuran militansi itu sejauh mana keikhlasan, kejujuran yang ada pada diri aseorang jundi atau kader dakwah. Keteguhan untuk melaksanakn tugas sebagai seorang muslim dengan sebaik-baiknya. Serta kesiapan melangkah bersama jama’ah dakwah. Kita bisa berkaca pada apa yang telah dilakukan oleh para sahabat dan sohabiah. Para generasi terbaik islam, para muasis dakwah kita. Allahu Akbar!
BANYAK AMANAH ?
Militansi tidak berarti memikul sebanyak-banyaknya amanah. Tetapi melaksanakan amanah yang sudah ada dengan TUNTAS. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman ; “Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya…” Q.S Al-Mu’minun [23] : 8. Sehingga, profesionalisme dalam mengemban dan menjalankan amanah merupakan hal yang harus dilakukan. Artinya beban yang diberikan harus sesuai dengan daya pikul kader dan asas pemberdayaan kader secara adil dan merata.
Allah ‘azza wa jalla berfirman ;
“Berangkatlah kamu, baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu dijalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui..” Q.S At Taubah [9] : 41
Tidak perlulah kita mencari amanah, atau merasa bangga dengan amanah yang sudah kita emban saat ini. Terkadang kita sendirilah yang dibutakan oleh amanah itu. Mari recovery niat dan semangat kita. Sehingga tidak ada lagi “kader-kader zombi”, TIDAK ada lagi kader dakwah yang berjalan tanpa ruh dan semangat.
SELAMAT MEMPERTEGUH KOMITMEN PADA KEBENARAN dan KEADILAN. BANGKITKAN SEMANGATMU! TUNJUKKAN KOMITMEN MUSLIMMU!!.




Sumber: http://ukkiunso3d.wordpress.com/2010/01/09/salah-satu-kewajiban-asasi-dalam-amal-jamai/